Bro Cerdas

Membangun Perspektif Baru Dalam Industri Forex

Post Page Advertisement [Top]

 


Bagaimana cara menjadi trader profesional?


Seorang trader dapat dikatakan sebagai trader profesional bukan dilihat dari telah berapa lama ia menjalankan aktivitas trading. Seorang trader dapat dikatakan sebagai trader profesional jika telah memiliki mental yang kuat sebagai seorang trader. Mental yang baik dan kuat menjadi modal dasar bagi kesuksesan trading seorang trader profesional.


Trading forex adalah bisnis, dan sebagai sebuah bisnis, dalam aktivitasnya tentu akan ada banyak dinamika yang mungkin terjadi. Hal yang pasti terjadi adalah untung dan rugi, karena dalam sebuah bisnis akan selalu ada untung dan rugi. Tidak ada bisnis yang untung terus menerus atau rugi terus menerus. Kalaupun ada, lebih tepatnya harus dikatakan untung berkali-kali atau rugi berkali-kali.


Lalu mental seperti apa yang harus dimilik oleh seorang trader profesional? Seorang trader dapat dikatakan profesional jika :


1. Terbiasa Mengalami Consecutive Profit/Loss


Dalam bisnis kita dapat mengalami untung berkali-kali dan rugi berkali-kali. Demikian juga dalam trading, tentu kita akan pernah mengalami profit berturut-turut namun juga pernah mengalami loss berturut-turut. Seorang trader dikatakan profesional jika sudah terbiasa dengan profit berturut-turut (consecutive profit) dan loss berturut-turut (consecutive loss).


Ketika sedang mengalami consecutive profit seorang trader profesional tidak akan terlalu terbawa oleh euforia dan melakukan hal-hal bodoh yang tidak perlu. Pun ketika sedang mengalami consecutive loss, mereka akan selalu mampu mengontrol emosinya dengan baik. Karena mereka sangat menyadari bahwa profit dan loss dalam trading itu adalah hal yang biasa terjadi.


Karena sudah terbiasa dengan semua itu, mereka tidak akan terpengaruh secara emosional ketika harus mengalami consecutive loss karena hal itu sesungguhnya adalah hal yang wajar terjadi dalam trading atau dalam sebuah bisnis. Toh itu hanya loss trade. Fokus mereka lebih kepada pertumbuhan portofolio setiap tahunnya. Prinsip pemula yang mengatakan bahwa setiap trade harus menghasilkan profit tidak berlaku bagi mereka.


2. Terbiasa Menganalisa


Trader profesional hanya akan melakukan transaksi atau masuk market ketika market benar-benar dalam kondisi yang sesuai dengan analisa, metode atau trading plan mereka. Mereka sangat sabar dalam menunggu momentum, bukan mencari-cari momentum.


Mereka akan melakukan analisa berdasarkan data yang ada atau yang mereka kumpulkan sebelumnya lalu membuat sebuah metode atau trading plan. Dalam prosesnya mereka menjadi terbiasa menganalisa, ini menjadikan mereka peka dan jeli dalam melihat chart. Mereka dapat mengetahui dalam sekejap apakah pola market yang saat ini sedang berjalan sesuai dengan trading plan mereka atau tidak.


Mereka sungguh-sungguh melakukan "Plan your trade, Trade your plan".


3. Terbiasa SL Kejilat


Apa itu SL Kejilat? Pernah mengalami kena SL kemudian harga balik arah dan menyentuh TP? Itulah yang disebut SL kejilat. Bikin kesel ya? Iya bagi pemula, namun tidak bagi trader profesional.

Trader profesional selalu tahu persis berapa yang mereka risikokan setiap kali masuk market atau melakukan transaksi. Mereka selalu memiliki SL dan TP yang sudah diperhitungkan dengan baik sesuai modal yang dimilikinya. Artinya mereka sungguh-sungguh menggunakan manajemen risiko dengan baik.

Meski mungkin membuat kesal bagi sebagian trader pemula, namun SL kejilat menjadi sesuatu yang biasa dialami oleh mereka para trader profesional.


4. Terbiasa Dengan Money Management


Yang keempat adalah terbiasa dengan money management. Sebagai pelaku bisnis, trader profesional akan selalu mengelola modal untuk trading dengan baik dan disiplin. Ini berkaitan dengan beberapa hal penting untuk dilakukan berikut ini :

  • Menentukan modal yang akan digunakan
  • Menentukan batasan loss
  • Menentukan volume transaksi/trade
  • Menentukan target profit
  • Disiplin
  • Membuat Jurnal Trading

Mereka sadar betul bahwa trading adalah bisnis. Karenanya sudah layak dan sepantasnya dikelola sebagai sebuah bisnis.


Itulah empat kebiasaan yang seharusnya dibangun dalam membentuk mental seorang trader menjadi trader profesional. Ingatlah, "agar tidak tersesat atau tenggelam di lautan forex, kita harus tahu dimana kita akan entry/masuk dan dimana kita akan exit/keluar".


No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]